Pendidikan
- Lulus SMA, diterima di Universitas Indonesia tapi berhenti kuliah karena biaya & jarak tempuh jauh
- Lanjut belajar Hubungan Masyarakat di London School Public Relations
Kegagalan & Masa Sulit
- Tidak kenal ayah kandung; saat SMA ibu pindah ke Papua, harus hidup sendiri di kos sempit
- Kerja kasar: kasir warnet, jual parfum keliling, guru tari, MC bayaran kecil
- Merantau ke Jepang tapi jatuh miskin, tidur di tempat terbuka lalu pulang dengan hampa
- Pernah batal menikah 2 minggu sebelum hari H, depresi berat hingga putus asa
- Awal bikin YouTube: video cuma ditonton belasan orang, butuh waktu lama berkembang
Awal Karir & Melonjak
- Mulai bikin konten sejak 2009/2010, fokus penuh jadi YouTuber tahun 2014
- Tahun 2016 jadi salah satu yang pertama raih Gold Play Button (1 juta pelanggan)
- Konten parodi → vlog → kuliner → kebaikan, cepat disukai banyak orang
Keberhasilan & Prestasi
- Kanal YouTube tembus 3,8 juta+ pelanggan & 1 miliar tayangan
- Pendiri Social Bread (agensi digital bantu UMKM & kreator)
- Punya usaha kuliner: Nyapii (puluhan cabang), Royal Xifu Imnida Cafe
- Dirikan Space Esports & Esports Academy ID
- Gerakan sosial: Warteg Gratis, truk makanan, bantu penanganan stunting
- Menang AXN Dubai Ultimate Challenge 2019, terpilih Cleo Most Favorite Bachelor 2014
Titik "Mandek" & Perubahan
- Juni 2021 pamit rutin unggah ke YouTube: tidak cocok dengan algoritma & kurang tantangan kreatif, ingin fokus hal lain
- Berubah dari penghibur menjadi pengusaha & penggerak sosial: bantu UMKM naik kelas, edukasi kreator, dan berbagi manfaat nyata
Kondisi Saat Ini (2026)
- Fokus mengembangkan Social Bread, omzet siaran langsung jualan bisa capai Rp1 miliar/bulan
- Aktif di Instagram/TikTok, sering jadi pembicara bisnis & digital
- Keluarga harmonis, terus jalankan kegiatan sosial & pendidikan bagi anak muda
Dari titik terendah tanpa sandaran, bangkit lewat konsistensi, lalu sukses bukan hanya untuk diri sendiri tapi untuk banyak orang. 💛
Perkiraan Total Kekayaan
- Sekitar US$ 1,25 – 1,9 juta atau setara Rp 18 – 27 miliar
- Angka ini mencakup pendapatan media sosial, nilai bisnis, aset, dan investasi.
Sumber Pendapatan Utama
- Bisnis Digital: Pendiri Social Bread, omzet live streaming bisa tembus Rp 1 miliar/bulan
- Kuliner: Usaha Nyapii punya lebih dari 70 cabang di seluruh Indonesia
- Media Sosial: YouTube 3,8 juta pelanggan + iklan, kemitraan, dan platform lain
- Properti & Aset: Kantor, tempat usaha, dan aset pribadi.
Kondisi Keuangan Sekarang
- Lebih mengandalkan pendapatan bisnis daripada YouTube saja
- Keuangan stabil, terus kembangkan usaha dan kegiatan sosial
- Tidak pernah mengumumkan angka harta kekayaan secara rinci ke publik.
Perjalanan social bread
- Awalnya hanya membantu teman-teman & tetangga UMKM di sekitarnya saja—jumlahnya sangat sedikit, hanya sekitar 5–10 usaha kecil di awal pandemi, tanpa bayaran atau sangat murah
- Latar belakang: Lahir saat pandemi, melihat banyak UMKM kesulitan beralih ke digital karena agensi biasa mahal dan sulit dijangkau.
- Tujuan: Menjadi jembatan UMKM & merek lokal dengan konten kreator/influencer, serta memberikan pelatihan pemasaran digital yang terjangkau.
- Belum berbentuk agensi resmi, baru membantu secara sukarela.
Saat Mulai Berkembang
- Sampai resmi diluncurkan Maret 2023, sudah membantu lebih dari 500 UMKM.
- 2020–2022: Mulai beroperasi secara perlahan, layani ratusan UMKM di Jabodetabek dan kota besar lain; bentuk jaringan kreator terverifikasi.
- Maret 2023: Resmi diluncurkan secara luas dan dapat pendanaan awal US$ 400.000 (sekitar Rp6 miliar) dari East Ventures & Living Lab Ventures.
- 2023–sekarang: Kembangkan fitur live shopping, buka kantor/hub di beberapa kota, dan melayani ratusan hingga ribuan UMKM setiap bulannya.
Apa yang Dilakukan & Hasilnya
- Menghubungkan lebih dari 700+ UMKM dengan sekitar 700 kreator terpilih dari 10.000 pendaftar.
- Memberikan pelatihan, pengelolaan akun, dan strategi konten hingga penjualan lewat siaran langsung.
- Hasil nyata: Ada UMKM yang omzetnya naik dari Rp80 juta jadi Rp1,5 miliar dalam 3 bulan; omzet siaran langsung bisa tembus Rp1 miliar per bulan.
- Cakupan layanan kini sudah sampai ke Tangerang, Bandung, Semarang, Bali, Surabaya.
- Sekarang (2026) sudah melayani ribuan klien dan punya ratusan mitra kreator.
mulai dari tangan ke tangan, sedikit sekali, lalu tumbuh perlahan sampai sebesar sekarang. 💛
0 Komentar